Hello readers... Selamat malam
Lanjut yaaa....
Di post-an terakhir kemarin saya berjanji akan mereview tentang kampus tercinta saya. Awalnya memang memilih universitas untuk melanjutkan pendidikan S1 terasa sulit. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Mulai dari kualitas kampus, jurusan, hingga biaya perkuliahan.
Setiap mahasiswa President University dikenakan biaya sebesar Rp 25.000.000 per semesternya.
Kedengarannya sangatlah mahal bukan? Memang!
Tetapi saya percaya bahwa disetiap harga pasti ada kualitas!
Penyebab mahalnya biaya perkuliahan di President University ialah karena adanya kewajiban bagi mahasiswa untuk tinggal di asrama yang telah disediakan oleh kampus. Tidak hanya itu, bahasa pengantar yang digunakan ialah Bahasa Inggris. Ditambah dengan dosen pengajar yang berasal dari luar Indonesia.
Lulusan President University juga mempunyai prospek kerja yang meyakinkan.
Mengapa?
Karena adanya program magang atau lebih dikenal internship program. Pada tahun ketiga mahasiswa diwajibkan untuk mempraktekkan teori yang telah didapat saat perkuliahan dengan mengikuti magang.
Tak hanya itu saja, Dosen saya pun mengatakan bahwa, persentase mahasiswa Presuniv yang langsung kerja saat mereka lulus adalah 95 persen, sisanya memilih untuk melanjutkan ke S2 atau lain-lainnya.
Bagaimana? Berkualitas bukan?
Terlepas dari kelebihan President University tentunya pasti ada kekurangan yang dimiliki.
Untuk masalah fasilitas, memang tidak dapat dibandingkan dengan Universitas besar seperti UGM, UI, UNPAD yang memiliki segudang UKM dan fasilitas kampus yang beragam. Namun selama saya kuliah di President University fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan dan digunakan dengan baik.
Kalaupun memiliki segudang fasilitas, belum tentu juga dapat kita manfaatkan secara keseluruhan bukan?
Sedikit cerita...
Waktu itu teman saya pingsan di Perpustakaan pada saat mengerjakan tugas. Awalnya kami bingung harus membawa ia kemana, namun kampus menyediakan fasilitas Klinik bagi mahasiswa yang perlu penanganan medis secara serius.
Yang perlu diingat adalah biaya Rp 250.000.000 dibayar apabila tidak mendapatkan subsidi dari kategori beasiswa yang telah disiapkan. Bila anda lulus tes beasiswa tentunya tak perlu merogoh kocek terlalu banyak bukan? :D
halo, kak. saya ingin bertanya. apakah kakak sekarang masih bersekolah di presuniv? bagaimanakah rasanya kuliah do presuniv kak? apakah sulit? dan saya pengen tahu banget, berapa sih ipk rata - rata mahasiswa/i presuniv? itu saja kak, terima kasih banyak kalau kakak mau jawab. soalnya saya juga berniat sekolah di presuniv.
BalasHapusHaii Zotso, salam kenal, maaf baru merespon. Sampai saat ini saya masih berkuliah aktif di president university untuk kelas reguler malam. Yg saya rasakan selama kuliah di presuniv ialah menyenangkan, karna lingkungan perkuliahan, staf pengajar dan teman teman membuat segalanya terasa tidak sulit, melainkan menyenangkan. Untuk info lebih jelas bisa langsung ke web presuniv atau datang langsung ke kampus yah. Terima kasih Zotso
BalasHapuskelas reguler malam berarti untuk para profesional ya
HapusKak saya mau bertanya . Kalau lulus dari presiUniv bisa kerja ke luar negeri gak ? Maksdnya kerja di perusahaan yg punya link dgn PU di australia(luar negeri)
BalasHapusmisalnya . Trims sebelmnya
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKak saya mau bertanya apabila kita telah mengikuti rangkaian beasiswa yg disediakan president university nih. Misal lewat jalur lapor, dan lulus kan dapat subsidi 70% maka biaya pendidikan selama 10 semster yg dimaksud tersebut untuk uang pembangunan atau memang untuk biaya pendidikan selama di presuniv. Atau bagaiamana? Mohon penjelasannya😊
BalasHapus